• kontak@dprd-makassarkota.go.id
  • 0411-868296
News Photo

Sejumlah Kepsek Sampaikan Curhat Kebutuhan Sekolah Saat RDP dengan Komisi D DPRD Makassar

DPRD Makassar,- Komisi D Bidang Kesejahteraan Rakyat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota lanjutkan Rapat Dengar Pendapat bersama Dinas Pendidikan serta para Kepala Sekolah dari sejumlah kecamatan antara lain Kecamatan Tallo, Wajo , Ujung Pandang dan Kecamatan Sangkarrang di ruang paripurna, Rabu (29/1).


“Agenda pembahasan RDP ini masih terkait masalah temuan BPK yaitu pelanggaran pelaksanaan pendidikan di kota Makassar,”kata Wahab Tahir, Ketua Komisi D DPRD Makassar saat rapat berlangsung.


Agenda pembahasan RDP tersebut terutama terkait masalah temuan Badan Pemeriksa Keuangan terhadap penilaian pelaksanaan pendidikan di Kota Makassar yang dinilai menurun pada tahun lalu.


Wahab juga meminta Dinas Pendidikan mendorong seluruh guru untuk mengikuti diklat kurikulum 2013 dan menerapkannya di tiap sekolah.


“Kurikulum yang digunakan saat ini, harus kurikulum 2013 sehingga kurikulum sebelumnya tak lagi relevan dengan kondisi pendidikan saat ini,’kata Wahab.


Komisi D DPRD Makassar  juga menyampaikan harapan agar Dinas Pendidikan Kota Makassar bersama para Kepala Sekolah dapat menuntaskan dan menyelesaikan masalah temuan BPK Sulsel tersebut.


Tak hanya itu, Dewan juga meminta para Kepala Sekolah agar mendorong peningkatan kualitas pendidikan Kota Makassar melalui pelaksanaan berbagai program pendidikan yang berkualitas.


Usai menyampaikan arahan dan kepada para Kepala Sekolah, Komisi D juga memberi kesempatan kepada para Kepsek untuk berbicara terkait kendala yang dialami dalam menuntaskan masalah temuan BPK tersebut.


Namun, sejumlah Kepala Sekolah saat diberi kesempatan berbicara menyampaikan ide gagasan terkait masalah temuan BPK tersebut, justru malah menyampaikan curhatan terkait berbagai kebutuhan sekolah saat ini.


Salah satunya, Kepsek SD Inpres Ujung Pandang Baru 1, Hj Ratna Sarif mengemukakan sekolah nya membutuhkan berbagai sarana diantaranya perbaikan ruang kelas, fasilitas toilet yang memadai dan sarana lainnya.


“Sekolah kami masih memprihatinkan, masih banyak yang harus dibenahi terutama sarana sekolah,penambahan ruang kelas dan lainnya,” tuturnya.

Bagikan Berita Ini

Komentar