Badan Musyawarah


Tentang Badan Musyawarah

  1. Badan Musyawarah merupakan alat kelengkapan DPRD yang bersifat tetap dan dibentuk oleh DPRD  pada awal masa jabatan keanggotaan DPRD
  2. Badan Musyawarah terdiri dari unsur- unsur fraksi berdasarkan pertimbangan jumlah anggota dan paling banyak 50% dari jumlah anggota DPRD 
  3. Susunan keanggotaan Badan Musyawarah ditetapkan dalam rapat paripurna setelah terbentuknya pimpinan DPRD, Komisi, Badan Anggaran dan Fraksi
  4. Ketua dan Wakil Ketua karena jabatannya adalah pimpinan Badan Musyawarah merangkap anggota, dan
  5. Sekretaris DPRD karena jabatannya adalah sekretaris Badan Musyawarah dan bukan sebagai anggota


Tugas Badan Musyawarah:

  1. Menetapkan agenda DPRD untuk 1 (satu) tahun sidang. 1 (satu) masa persidangan, atau sebagian dari satu masa sidang, perkiraan waktu penyelesaian suatu masalah, dan jangka waktu penyelesaian rancangan peraturan daerah, dengan tidak mengurangi kewenangan rapat paripurna untuk mengubahnya
  2. Memberikan pendapat kepada Pimpinan DPRD dalam menentukan garis kebijakan yang menyangkut pelaksanaan tugas dan wewenang DPRD
  3. Meminta dan/atau memberikan kesempatan kepada alat kelengkapan DPRD yang lain untuk memberikan keterangan/penjelasan mengenai pelaksanaan tugas masing-masing
  4. Menetapkan jadwal acara rapat DPRD
  5. Memberi saran/pendapat untuk memperlancar kegiatan
  6. Merekomendasikan pembentukan panitia khusus (pansus), dan
  7. Melaksanakan tugas lain yang diserahkan oleh rapat paripurna kepada badan musyawarah


Kewajiban Badan Musyawarah:

  1. Mengadakan konsultasi degan fraksi sebelum mengikuti rapat Badan Musyawarah, dan
  2. Menyampaikan pokok-pokok hasil rapat Badan Musyawarah kepada fraksi


Share This Articel on :

Daftar Anggota

Pengumuman

Peta

Link Terkait